Logo WhatsApp
oleh: admin pada: 20/12/2022 07:55 6 Penyakit Kulit yang Menular

Penyakit kulit dapat diidentifikasi dengan munculnya ruam di berbagai bagian tubuh. Beberapa kondisi kulit ini dapat menular pada orang dewasa dan anak-anak. Untuk mencegah penyakit kulit menular, pola hidup sehat adalah wajib, misalnya mencuci tangan dengan bersih dan tidak berbagi barang pribadi dengan orang lain.

Berikut beberapa penyakit kulit menular.

  1. Moluskum menular
    Molluscum contagiosum adalah suatu kondisi yang menyebabkan benjolan kecil di sebagian besar tubuh, tetapi jarang di telapak tangan atau telapak kaki.
    Menggaruk atau menggosok benjolan kecil ini dapat menyebarkan virus ke area lain atau ke orang lain. Menggaruk juga dapat menyebarkan virus ke hal-hal seperti handuk dan peralatan olahraga. Dokter Anda mungkin mengangkat benjolan tersebut jika mengganggu Anda atau jika sistem kekebalan tubuh Anda melemah.
  2. MRSA
    Ini adalah jenis infeksi bakteri staph (Staphylococcus aureus) dapat menjadi penyakit yang serius karena banyak antibiotik yang tidak dapat mengobatinya, tetapi dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain.
    MRSA dapat muncul sebagai luka kecil, benjolan besar, atau luka dengan nanah di dalamnya. Untuk mencegahnya, sering-seringlah mencuci tangan, tutupi luka, dan hindari berbagi barang pribadi seperti handuk dan pisau cukur.
  3. Cacar air dan herpes zoster
    Gatal, air liur, dan bahkan udara dapat menyebarkan virus cacar. Sekalipun Anda hanya terkena cacar air sekali, virusnya hidup di tubuh Anda.
    Virus dapat muncul kembali di masa dewasa sebagai herpes zoster. Orang tidak bisa terkena herpes zoster dari orang lain, tapi ruam bisa menyebabkan cacar air jika Anda belum pernah terkena sebelumnya.
  4. Folikulitis
    Ketika bakteri atau jamur tumbuh di rambut tubuh, mereka dapat menginfeksi kantung kecil yang disebut folikel di akar rambut. Akibatnya, muncul ruam merah, nyeri, dan gatal, hingga bentol atau lecet berisi nanah.
    Orang bisa terkena folikulitis dari kulit yang pecah, bercukur, handuk, atau usapan dari orang yang terinfeksi. Jika gejala folikulitis tidak hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari, sebaiknya temui dokter kulit.
  5. Poles
    Kurap disebabkan oleh jamur yang bisa membuat gatal. Saat jamur penyebab kurap menginfeksi kulit kepala, bercak bulat dan rambut rontok muncul di sisi kepala.
    Kurap dapat ditularkan melalui kontak kulit ke kulit. Orang dapat terinfeksi dengan menyentuh barang-barang yang terkontaminasi, seperti aksesori rambut, pakaian, atau handuk. Kurap juga dapat ditularkan dari hewan ke manusia, jadi berhati-hatilah jika hewan peliharaan memiliki area kosong di dalam rumah.
  6. Kudis
    Kudis disebabkan oleh tungau kecil yang masuk ke dalam kulit dan bertelur. Kudis menyebabkan gatal parah dan ruam seperti jerawat yang akhirnya sembuh.
    Kudis ditularkan melalui kontak kulit-ke-kulit yang berkepanjangan. Siapa pun yang menderita kudis dianggap sangat menular.

Salah satu manfaat propolis adalah dapat membantu menyembuhkan luka pada tubuh. Terdapat lebih dari 300 senyawa dalam propolis dan sebagian besar berupa polifenol. Kandungan ini merupakan antioksidan yang dapat melawan penyakit dan merusak tubuh. 

Klik link dibawah untuk order Propolis Propromix

Pesan Propomix