Logo WhatsApp
oleh: admin pada: 21/12/2022 06:11 7 Gejala Hipertensi yang Pantang Disepelekan

Setiap orang perlu mewaspadai gejala hipertensi. Pasalnya, penyakit kronis ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang fatal. Menurut Kementerian Kesehatan, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal.

Apa itu tekanan darah tinggi

Hipertensi adalah nama lain dari tekanan darah tinggi atau kondisi dimana tekanan darah sistolik 140 mmHg atau lebih dan tekanan darah diastolik 90 mmHg atau lebih.

Penting untuk diperhatikan bahwa tekanan darah sistolik normal (saat pembuluh jantung berkontraksi) adalah sekitar 120 mmHg dan tekanan darah diastolik (saat pembuluh jantung rileks di antara detak jantung) adalah 80 mmHg.

Diagnosis hipertensi tidak bisa sembarangan. Seorang pasien disebut hipertensi jika hasil pengukuran tekanan darah tetap tinggi selama lima menit dua kali berturut-turut atau pada hari yang berbeda.

Agar hasil pengukuran tekanan darah lebih akurat, masyarakat disarankan untuk buang air kecil lebih awal, tidak minum kopi atau minuman beralkohol, tidak merokok, serta menenangkan pikiran dan perasaan.

Gejala tekanan darah tinggi

Penyakit ini juga dikenal sebagai silent killer. Hal ini karena gejala tekanan darah tinggi seringkali tidak spesifik atau mirip dengan masalah kesehatan lainnya.

Diambil dari situs resmi Kementerian Kesehatan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada beberapa gejala tekanan darah tinggi yang harus diwaspadai, di antaranya:

  • Tenggorokan, leher dan punggung bagian atas terasa berat dan nyeri
  • Sakit kepala, terutama di pagi hari
  • Detak jantung tidak teratur
  • Sesekali mimisan pada beberapa pasien
  • Gangguan visual atau penglihatan kabur
  • Dering di telinga tanpa alasan yang jelas
  • Kehilangan keseimbangan

Gejala hipertensi berat mungkin termasuk kelemahan, mual, muntah, kecemasan, nyeri dada, kejang otot, atau tremor. Jika Anda melihat gejala tekanan darah tinggi di atas, segera periksa tekanan darah Anda, atau periksakan tekanan darah Anda.

Pengukuran tekanan darah adalah satu-satunya cara untuk mendeteksi tekanan darah tinggi. Dalam sebuah penelitian berjudul The Role of Propolis in Oxidative Stress and Lipid Metabolism: A Randomized Controlled Trial, propolis terbukti menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Meski demikian, kondisi tersebut bisa terjadi ketika mengonsumsi propolis sebanyak 2 kali dalam satu hari dan dikonsumsi dalam kurun waktu 3 bulan.

Klik link dibawah untuk order Propolis Propomix

Pemesanan Propomix