Sementara beberapa makanan dapat melindungi dari kanker payudara, yang lain dapat meningkatkan risiko Anda. Untuk itu, sebaiknya
Kurangi Atau Hindari Makanan Dan Minuman Berikut Ini.
- Alkohol
Minum alkohol, terutama minuman keras, dapat meningkatkan risiko kanker payudara secara signifikan. - Makanan cepat saji
Sering mengonsumsi makanan cepat saji dikaitkan dengan banyak bahaya, termasuk peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan kanker payudara. - Makanan yang digoreng
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa makanan yang digoreng bisa memperparah resiko kanker payudara secara signifikan. Dan dalam penelitian terhadap 620 perempuan Iran, makanan yang digoreng menjadi faktor risiko utama berkembangnya kanker payudara. - Daging olahan
Bacon dan sosis yang merupakan produk daging olahan dapat memperparah resiko kanker payudara. Sebuah laporan dari 15 penelitian mengaitkan konsumsi daging olahan yang tinggi dapat meningkatkan resiko kanker payudara 9% lebih tinggi. - Menambahkan gula
Diet tinggi gula secara meyakinkan meningkatkan resiko kanker payudara dengan meningkatkan peradangan dan ekspresi enzim tertentu terkait dengan pertumbuhan dan penyebaran kanker. - Karbohidrat olahan
Pola makan karbohidrat olahan yang tinggi, termasuk dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Coba ganti karbohidrat olahan, seperti roti putih dan makanan panggang bergula, dengan biji-bijian utuh dan sayuran padat nutrisi.
Pertimbangan Lain
Pola makan harian kita jelas dapat membantu mencegah penyakit kronis, termasuk kanker payudara. Namun, dengan banyaknya pilihan gaya hidup lain yang dapat mempengaruhi resiko kanker. Misalnya, berolahraga secara teratur, istirahat yang cukup, dan tidak merokok memberikan perlindungan penting terhadap kanker payudara. Selain itu, menjaga berat badan yang sehat juga dapat membantu mengurangi risiko Anda.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa produk perawatan kulit tertentu dapat meningkatkan risiko kanker payudara, misalnya penggunaan antiperspirant dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara, meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut.
Oleh karena itu, paparan pestisida dan senyawa pengganggu endokrin yang diketahui ditemukan dalam bahan seperti plastik juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
Oleh karena itu, memilih produk perawatan kulit, berkebun, dan pembersih alami dapat mengurangi risiko kanker payudara. Ingat juga bahwa konsultasi rutin dengan dokter dan skrining kanker payudara sangat penting untuk deteksi dan diagnosis dini.
Menurut sebuah penelitian berjudul Immunomodulatory and anticancer properties of propolis, beberapa efek antikanker dari zat tersebut dalam propolis adalah:
- Mencegah pertumbuhan sel kanker
- Mengurangi pertumbuhan sel kanker
- Memblokir migrasi sel kanker sambil mengirimkan sinyal ke sel kanker lainnya
- Studi tersebut juga menjelaskan bahwa propolis bisa menjadi terapi pelengkap, tapi bukan satu-satunya pengobatan.
Untuk pemesanan propolis propomix silahkan klik link di bawah ini